Donate Today! Click Here!

SEMARAK HUT SUAKA ANANDA BPOS

PDF
Cetak
E-mail
Jumat, 01 Mei 2009 05:28

Meski terdengar sepele, kata dia, tapi pada kenyataannya banyak anak yang menangis dan takut, ketika dibawa ke dokter, sekalipun baru berada di ruang tunggu.

Dokter spesialis bedah anak, yang berbicara seputar anak bukan miniatur orang dewasa ini menjelaskan, kebanyakkan orangtua panik ketika anaknya didiagnosa mengidap penyakit yang biasanya memerlukan operasi untuk penanganannya.

"Kalau sudah begini, orangtua malah memilih enggan datang ke dokter ahli, padahal belum tentu sakit yang diderita anaknya harus dioperasi. Sebab dengan kecanggihan teknologi kedokteran saat ini, banyak penyakit yang penanganannya tidak lagi memerlukan tindakan operasi," jelasnya.

Seminar yang menghadirkan pembicara Mohammad Isa, Adjar, Edi Hartoyo, Herry Poerwosusanto, dan Yurlianai dari Komisi Perlindungan Anak ini, mengangkat permasalahan penanggulangan anak lahir cacat.

Direktur Akademi Kebidanan (Akbid) Martapura, Nor Wahidah, yang menjadi salah satu pendukung acara, yang digelar Yayasan Suaka Aananda BPost mengatakan, anak lahir cacat sebetulnya dapat dideteksi sejak dini.

"Agar pelaksanaannya dapat terwujud maka dalam hal ini peran bidan sangat strategis. Sayangnya bidan memiliki keterbatasan alat dan wewenang seperti tidak boleh menggunakan alat USG," katanya.

Peran bidan selama ini hanya mencakup bagaimana meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin dengan perawatan kehamilan di antaranya melakukan memantau kesehatan ibu dan anak dengan memberikan asupan vitamin serta makanan pendukung yang diperlukan.

Sarasehan seni juga menjadi kegiatan menyemarakkan HUT ke-1 Yayasan Suaka Ananda BPost. Bertempat di gedung HJ Djok Mentaya Banjarmasin Post Group, seniman Moel Sunarko yang didampingi suaminya, mantan kepala Badan Kepegawaian Negara (bukan Badana Ketahanan Negara), Sunarko, tampil sebagai pembicara.

Moel berharap berharap seniman di Kalsel lebih banyak menggali potensi yang ada. "Sebenarnya seni di Kalsel sangat bagus, coba kalau digali lebih dalam lagi," ujarnya. *

Isi Komentar

Show/Hide Comment form