Donate Today! Click Here!

Kami Sudah Sembuh, Dian Mau Sekolah

PDF
Cetak
E-mail
Sabtu, 20 Juni 2009 00:02

SIANG itu, Radiansyah asyik bermain di depan rumahnya. Bocah enam itu tampak riang di antara teman-teman sebayanya. Tangan kanannya memegang makanan, sesekali dia memasukkan makanan itu ke mulutnya lalu berlari.

Radiansyah - BANJARMASIN POST/GGSang ibu, Irawati tak pernah membayangkan anaknya bisa kembali ceria. Dulu, ketika mengalami hernia, anak kesangannya itu selalu murung. Takut bermain.

Untunglah Radiansyah segera ditangani Yayasan Suaka Ananda BPos. Irawati, dan suami, Nilwansyah pun bersyukur. Sebab saat itu, mereka benar-benar mencemaskan anaknya itu.

Irawati mengisahkan, Radiansyah terus menangis karena kantong kemihnya membesar. Dia mengeluh perih. Irawati pun mencoba membawa anaknya ke puskesmas terdekat. Namun tidak mendapatkan pengobatan maksimal.

Sementara mau ke rumah sakit, tak ada biaya. Maklum, pekerjaan suaminya, hanya membantu para makelar sepeda motor di Pasar Lima. Sedangkan Irawati hanya ibu rumah tangga.

"Kemudian salah satu kerabat kami, Syahrul yang kebetulan kerja serabutan di rumah sakit, mengusahakan agar Dian--panggilan Radiansyah--ditangani Yayasan Suaka Ananda BPos," ujarnya.

Atas upaya Syahrul itu, akhirnya Dian bisa dioperasi gratis. Syahrul pula yang mengurus persyaratannya. Kini menurut Irawati, Syahrul sudah meninggal. Jasa Syahrul pun tak akan dilupakannya.

"Alhamdulillah sekarang sudah sembuh, saya sudah tidak khawatir lagi melihat Dian bermain, anaknya gagah. Kantong kemihnya tidak lagi membesar," katanya.

Irawati pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kesembuhan anaknya. Rencananya, tahun ajaran ini, Dian masuk taman kanak-kanak. (gg)

Isi Komentar

Show/Hide Comment form